Pasang Info Gratis:

Subscribe
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Nyata. Tampilkan semua postingan

Profit Berlipat Investasi Tanah dan Rumah

Profit Berlipat Investasi Tanah dan Rumah: Panduan Berinvestasi yang Tak Pernah Mati

“Teliti sebelum beli”. Tampaknya prinsip itu juga bisa diterapkan dalam berinvestasi. Oleh karena itu, saya membeli buku ini setelah saya dan suami memantapkan diri untuk berinvestasi melalui properti. Saya ingin memberi masukan kepada suami saya karena saya betul-betul sedang ketakutan bahwa ia akan memilih lokasi yang salah. Alhamdulillah, meskipun di desa, tapi akhirnya tanah yang kami beli seharga 800 juta (modal 200 juta), bisa laku 1,3 M karena kami jual dalam bentuk kavling dan lokasinya strategis, bahkan pojokan jalannya siap dibeli untuk POM bensin. Tentang buku ini, awalnya saya tidak mau membelinya karena masih dalam plastik di deretan buku baru, padahal saya pantang membeli karung dalam kucing. Tapi ketika saya ke toko buku lagi, saya melihat tumpukan buku ini sudah habis, dan menyisakan satu buku saja. Jadi mungkin itu untuk saya hehehe. Jadi saya tertarik dan membeli buku yang berisi tips-tips praktis dan berguna tersebut. Lumayan juga. Oke, here is someexcerpts from the book:

“Setidaknya ada enam keuntungan dalam berinvestasi properti: apresiasi nilai tanah, nilai tambah pengembangannya, pendapatan dari kegiatan operasinya, sebagai agunan yang baik, proteksi dari inflasi, dan kebanggaan para pemiliknya.”

“Apapun tujuannya, apakah jangka pendek atau panjang, banyak orang yang memandang investasi pada properti lebih menarik dan lebih menguntungkan dibanding investasi di bidang lain.”

“Dalam ilmu real estate yang sedikit canggih, didebutkan bahwa yang menjadi pertimbangan dalam investasi properti ada lima hal, yaitu IDEAL (income, depreciation, equity build up, appreciation, dan leverage)”

"Benarkah investasi pada properti tidak akan merugi? Jawabannya adalah tidak selalu.”

“Apapun bentuk investasi, para investor properti hendaknya tetap memperhitungkan tiga hal, yakni: menghitung biaya investasi itu sendiri, berapa besar hasil yang bisa didapat, dan kapan hasil tersebut bisa dinikmati.”

“Investasi properti memiliki alur perputaran atau siklus yang dikenal dengan “jam properti”/property clock yang ditandai pada dua hal utama, yakni (kapankan) saat membeli dan (kapankah) saat menjual.”

“Tips membeli tanah: faktor lokasi, faktor peruntukan, faktor harga, faktor legalitas, faktor keamanan, dan faktor pematangan.”

“Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam membeli rumah: faktor lokasi, bangunan, harga, pengembang, fasilitas atau utilitas, prospek, kelengkapan dokumen, serta faktor investasi.”

“Setelah timbul keinginan untuk membeli rumah, berikut ini tujuh langkah penting yang harus dilakukan: mengadakan perbandingan, mengumpulkan informasi, mengamati kondisi rumah, mempelajari pasaran harga, meminta pendapat pihak ketiga, menghubungi notaris, dan mengatur sistem pembayaran.”

“Ada tiga kondisi apabila pembeli mengharapkan harga yang relatif murah, yaitu ketika si pemilik butuh uang, ketika perekonomian tengah lesu, saat promosi pengembang.”“Untuk kredit perumahan, pilihlah bank yang memiliki tingkat suku bunga terendah.”

“Dalam sistem angsuran kredit rumah, ada dua sistem yangbiasanya dilakukan oleh pihak bank, yaitu angsuran pembayaran di muka (in advance) dan di belakang (in arrear).”

“Berapa harga sewa yang wajar? Yang menjadi salah satu pertimbangannya adalah bahwa persoalan sewa menyewa rumah tidak bisa dilepaskan dari masalah pembangunan dan perencanaan kota, masalah, tanah, dan lain-lain, sehingga dalam menetapkan harga harus mempertimbangkan faktor-faktor tersebut.”

"Sepuluh tahun terakhir, muncul fenomena menarik yang berkaitan dengan persewaan rumah. Nama popularnya function house, yang berbeda dengan villa,bungalow, atau cottage, digunakan untuk berbagai acara. Tarifnya dapat setara hotel berbintang. Sulit dipromosikan kecuali dengan cara getok tular (mouth to mouth).”“Ada beberapa persiapan sebelum menjual rumah, melengkapi dokumen, memperindah kondisi rumah, memberikan fasilitas tambahan, dan merencanakan penjualan.”

“Ada tiga kondisi jika penjual rumah mengharapkan harga yang relatif tinggi, yaitu ketika perekonomian sedang booming, permintaan lokal, atau ketika diminati pembeli.”

“Empat cara yang umum dipakai dalam menjual rumah: memasang reklame di depan rumah, meminta bantuan relasi, memasang iklan di media masaa, dan memakai jasa agen properti.”

“Tips dalam membeli apartemen: faktor lokasi, harga beli, pembayaran tunai, biaya pemeliharaan, pengembang, keamanan dan kenyamanan, spesifikasi unit, manajemen properti, prospek, dan faktor psikologis.”

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, carilah agen properti yang profesional dengan ciri: mempunyai kantor, aturan dan persyaratan yang tertulis jelas (termasuk marketing fee), tenaga pemasaran yang handal, seta jejaring yang memadai.”

“Pada dasarnya, rumah maupun jenis properti yang lain dapat diasuransikan, asal memenuhi dua syarat yaitu harus punya financial value (dapat diukur dengan uang) dan harus punya insurable interest.”


Sumber : http://mutiarabukuwanita.blogspot.com

Revolusi Internet Mendapatkan Penghasilan Puluhan Juta dari Bisnis Info Kos

Mahasiswa dan siswa SMU di Indonesia jumlahnya mencapai puluhan juta. Tidak jarang mereka adalah orang – orang dari luar kota, sehingga memerlukan tempat tinggal sementara selama mereka mencari ilmu. Kita bisa menyediakan jasa untuk mereka dalam mencari tempat tinggal sementara itu berupa informasi tempat yang menyediakan kos dan kontrakan. Dari bisnis ini, tahukah anda berapa omzet yang bisa diproleh tiap bulanya??? Omzetnya mencapai 40 juta rupiah!!!! Sungguh luar biasa.... Bisnis ini bisa dilakukan oleh siapa saja, asalkan ada kemauan dan tekad. Apakah anda mahsiswa, karyawan, pensiunan, pelajar, ibu rumah tangga, atau siapapun anda yang ingin mendapat penghasilan tambahan.
Anda bisa memulai bisnis ini setelah anda bekerja (jika anda karyawan), atau setelah selesai kuliah / sekolah (jika anda mahasiswa/pelajar). Namun lebih bagus lagi jika anda bekerja sama dengan anggota keluarga yang tidak beraktifitas untuk menunggui bisnis ini agar memaksimalkan pendapatan. Anda juga bisa membayar karyawan untuk menjalankan bisnis ini. Tapi saya sarankan agar tetap bersama anda atau anggota keluarga anda saat menjalankan bisnis ini, karena rawan kecurangan.

Konsumen
Target konsumen kita adalah para pelajar dan mahasiswa. Para karyawan dari luar kota juga bisa menjadi konsumen kita, terutama yang belum berkeluarga.

Bagaimana Memulai
Kita cukup mencari dimana tempat yang paling strategis. Carilah tempat di dekat kampus dan sekolah. Setelah itu anda bisa membuaka lapak di pinggir jalan. Carilah tempat yang adem, usahakan dibawah pohon. Dengan modal kursi, meja, dan banner anda sudah bisa memulai bisnis ini. Banner tersebut berfungsi sebagai media promosi dan untuk memberi tahu kepada orang bahwa anda menjual jasa ini. Stelah itu anda bisa mengumpulkan data tentang tempat – tempat kos dan kontrakan dri harian Koran dan jug adengan mencari sendiri secara berkeliling di tempat-tempat tersebut. Sebaiknya datanya lengkap dari alamat, telepon, fasilitas, lokasi, luas kamar, tariff sewa, hingga foto kamar kos/rumah kontrakan yang akan menjadi pilihan calon pelanggan.
Untuk informasi ini kita bisa memberi harga antara Rp 15.000,- sampai Rp 30.000,- per informasi. Dengan bayaran sebesar itu mereka bisa mencatat sebanyak mungkin alamat yang mereka perlukan selama tidak di fotocopy. Dan apabila pelanggan meminta dicarikan yang sesuai dengan kualifikasi yang mereka perlukan, kita bisa membantu mencarikanya sampai deal dan mengantarnya dengan bayaran Rp 35.000,- sampai Rp 70.000,-. Nah kalau kita mengantar sampa ke tempat kos biasanya pengelola kos memberi bonus kepada kita karena telah merefrensikan tempatnya, besaranya antara Rp 50.000,- sampai Rp 150.000,- (jika pelanggan kita deal untuk memilih tempat tersebut). Namun sebaiknya kita bisa menawarkan jasa kita kepada pemilik kos untuk mencarikan pelanggan. Nah di sini kita bisa bernegosiasi mementukan tarif.

Kunci Sukses
Sebaiknya memulai bisnis ini saat tahun ajaran baru, karena saat itulah banyak mahasiswaa dan pelajar baru mencari tempat kos. Di luar bulan – bulan tahun ajaran baru biaanya sangat sepi. Kita harus mempunyai informasi sebanyak mungkin dan selengkap mungkin, agar suatu saat pelanggan kita akan kembali mencari kita jika mereka ingin pindah dari kos mereka yang dahulu.
Selain itu kita bisa terus memperbaharui data jika kita bekerja sama dengan para pemilik kos. Mereka bisa menghubungi kita jika ada kamar yang kosong. Dengan bekrja sama seperti ini maka anatar kita dan pemilik kos akan sama – sama untumg.


Investasi awal
  • Promosi dan Banner Rp 250.000,-
  • Kertas dan buku untuk data Rp 100.000,-
  • Laptop untuk database Rp 7.500.000,-
  • Rak, meja kursi Rp 3.00.000,-
  • Handphone Rp 2.000.000,-
  • Kamera digital Rp 1.000.000,-
  • Motor Rp15.000.000,-
TOTAL Rp 25.880.000

Operasional
  • Pulsa Rp 250.000,-
  • Cetak Foto Rp 150.000,-
  • Bensin Rp 500.000,-
  • Karyawan (dibayar berdasrkan komisi)
  • 10 % X Rp 44.200.000,- Rp 4.420.000,-
TOTAL Rp 5.320.000,-

Omzet per bulan
  • 30 orang per hari mencari data
30 X Rp 15.000 Rp 450.000,-
  • 10 orang perhari minta diantar dan deal
10 X Rp 50.000,- Rp 500.000,-
  • Pendapatan dari pemilik kos
10 X Rp 75.000,- Rp 750.000,-
  • Omzet per bulan
26 hari X Rp 1.700.000 Rp 44.200.000,-

Laba Per bulan Rp 38.880.000,-
Analisis BEP <1>

sumber: 1001 Peluang Bisnis